Tau ya Termehek-mehek, acara dari Trans TV yang ‘katanya’ Reality show yang ditayangkan setiap hari sabtu dan minggu jam setengah tujuh We-I-Be.
Setiap gue nonton acara tersebut, gue selalu melontarkan kalimat ‘ih.. Mandala lutu deyh’ (hahaha NGGAK lah)
Yang sering ada di kepala gue dan mungkin juga kepikiran ma teman-teman yang sudah nonton nih acara ‘Gile, ceritanya dramatis banget. Bagus banget. Asli gak sih? Meragukan. Tapi kayaknya asli. Tapi kok kayaknya tadi akting. tapi kok.. tapi kok..’

Adegan menunggu target keluar rumah
Eniwei, acara yang dipresenterin oleh Cici panda yang pernah ngebawain Katakan Cinta dan Mandala Abadi yang notabene Cover boy dan pemain sinetron ini benar-benar sukses membuat acara ini tambah seru. Walaupun acara dimulai oleh 2 host ini pake acara bercanda ria, tapi tetap saja aura serius-nya dah mulai berasa. Dan ending-nya selalu berakhir dengan letupan emosi si klien atau target sehingga salah satu atau dua-duanya menjadi termehek-mehek (kalau ending ceritanya ketawa-ketawa khan berarti bukan ‘termehek-mehek’ tapi ‘terpingkal-pingkal’).
Ada cerita dimana si klien minta cariin target, pas ketemu ternyata si target di rumah sakit lalu mereka ngemeng-ngemeng kemudian si target meninggal pada saat itu. La iya lah si targetnya yang meninggal, masa si cici pandanya. Bagus banget khan tuh cerita.
Atau ada seorang klien yang mencari si istri dan anaknya. Ternyata setelah 2/3 jalan acara terungkap rahasia si klien kepada kru kalau dia dulu meninggalkan si istri n anaknya tanpa tanggung jawab. Terang si klien tetap tidak diterima oleh keluarga target dan dia tidak diperbolehkan ketemu ma anaknya (Rasakan! hehe).
Atau-atau, ada cerita juga si cewek yang menjadi klien yang gak bertemu dengan pacarnya ketika si cewek pengen terbang ke luar negri. Si cowok (target) gak datang-datang di airport. Dan selama di Luar negeri mereka pun jadi putus komunikasi. Pas si cewek balik ke indonesia, dia minta cariinlah kepada tim Termehek-mehek. Mencari tahu Kenapa si cowok gak datang waktu kepergiannya di airport dan gak ada telpon-telponan lagi.
Setelah dijelajahi, ternyata dulu si cowok ketika menuju airport mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dia buta. Dan si cewek disalahkan oleh keluarga serta kerabat si target sebagai penyebab kebutaannya.
Ending cerita, pas ketemu cowok yang dia cari. Si cewe-nya langsung nengis termehek-mehek melihat si cowok yang sudahj tak bisa melihat lagi.
Tapi si cewek berjanji akan tetap mencintai si cowok walaupun dia buta.
Nah Film banget khan tuh.. Ceritanya ‘too’ dramatis..
Tapi kalau dibilang rekayasa, banyak hal yang agak mendukung kalau acara ini LIVE/Asli.
1. TIM acara dari Trans TV yang bawa kamera atau directing sering ketangkap kamera.
Dulu (bukan maksud sombong, cuman pamer) gue khan pernah noh syuting ma trans TV dan gue ingat kalau mereka punya 1 rule. Agar sebisanya kalau gak perlu dan mendesak banget jangan sampai kru terlihat di TV.
2. Kadang.. Si talent baik Klien, Target, Peran pendukung aktingnya natural banget. Menambah yakin kalau mereka memang bukan sedang akting seperti yang sering terlihat pada kontestan kontak Jodoh SCTV. Akting banget gila…
3. I love kamera yang sering goyang-goyang karena kameramennya lari-lari ngambil gambar.
4. Dialog dan emosi figur orang tua yang benar-benar natural. Asli deh, kalau mereka tuh ternyata akting, mereka LAYAK jadi pemain film dan mampu jadi saingan didi petet.
Dan yang kadang bikin ragu kalau acara tersebut Reality adalah,
1. Kadang ‘keceplosan’ aktingnya keliatan BANGEDD.
2. Jalan ceritanya dramatis banget, bahkan banyak episode yang layak diangkat jadi film. too good to be true.
3. Kameranya ‘keceplosan’ mampu ngambil gambar dengan sudut-sudut yang teratur dan gak memungkinkan dan tidak spontanitas yang seharusnya tetap menjadi ciri khas sebuah tayangan reality show.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar